CI/CD Pipeline
Pipeline CI/CD adalah proses otomatis untuk mengambil kode dari laptop pengembang dan mengirimkannya dengan aman kepada pengguna. Ini membangun kode, mengujinya, dan menerapkannya tanpa bergantung pada langkah-langkah manual.
Anda dapat menganggapnya seperti jalur perakitan perangkat lunak. Alih-alih orang menyerahkan kode dan berharap tidak ada yang salah, pipeline memeriksa semuanya secara otomatis setiap saat.
TL;DR
- Apa itu: Proses otomatis untuk mengirimkan versi baru perangkat lunak.
- Masalahnya: Rilis manual lambat, rentan kesalahan, dan sering melewatkan pemeriksaan keamanan.
- Solusinya: CI/CD mengotomatisasi proses build, test, dan deploy, memungkinkan tim untuk merilis lebih cepat dan dengan lebih percaya diri.
- Mengapa keamanan peduli: Ini memungkinkan tim menangkap kerentanan keamanan lebih awal, bukan tepat sebelum produksi.
Apa itu Pipeline CI/CD?
Pipeline CI/CD adalah jalur yang diambil kode Anda dari ditulis hingga digunakan oleh pelanggan nyata.
Ini memiliki dua bagian utama:
1. Continuous Integration (CI)
Pengembang sering mendorong perubahan kode. Setiap kali mereka melakukannya, pipeline secara otomatis membangun aplikasi dan menjalankan tes untuk memastikan kode baru tidak merusak apa pun.
2. Continuous Delivery / Deployment (CD)
Setelah kode melewati pemeriksaan tersebut, kode tersebut disiapkan untuk rilis, atau diterapkan langsung ke produksi.
- Delivery: Kode siap, tetapi seseorang mengklik “approve.”
- Deployment: Kode langsung diterapkan secara otomatis.
Di Mana “Shift Left” Security Cocok
Ini adalah saat keamanan bergerak lebih awal dalam proses. Alih-alih menemukan masalah setelah aplikasi aktif, pemeriksaan keamanan dijalankan di dalam pipeline saat kode masih ditulis.
Ini berarti hal-hal seperti rahasia yang dikodekan secara keras atau pustaka yang berisiko ditemukan lebih awal, ketika lebih murah dan lebih mudah untuk diperbaiki.
Bagaimana Cara Kerja Pipeline CI/CD (Langkah demi Langkah)
Sebagian besar pipeline mengikuti alur yang identik:
- Sumber: Seorang pengembang mendorong kode ke GitHub atau GitLab.
- Bangun: Aplikasi dibangun, dan dependensi diinstal.
- Uji: Tes otomatis dijalankan, termasuk pemeriksaan keamanan.
- Staging: Aplikasi diterapkan ke lingkungan uji yang mirip dengan produksi.
- Produksi: Aplikasi dirilis ke pengguna nyata.
Jika ada yang salah pada salah satu langkah, pipeline berhenti.
Istilah Terkait
FAQ
Apa perbedaan antara Continuous Delivery dan Continuous Deployment?
- Continuous Delivery: Semuanya otomatis, tetapi manusia menyetujui rilis akhir.
- Continuous Deployment: Tidak ada persetujuan manusia. Jika tes lulus, kode langsung aktif secara otomatis.
Mengapa CI/CD penting untuk DevSecOps?
Karena ini mengubah keamanan menjadi pemeriksaan rutin daripada penghalang menit terakhir. Alat keamanan berjalan secara otomatis pada setiap perubahan, sehingga masalah ditemukan lebih awal dan diperbaiki lebih cepat.
Apa saja alat CI/CD yang umum?
Beberapa yang populer adalah Jenkins, GitHub Actions, GitLab CI/CD, CircleCI, dan Azure DevOps. Mereka menangani menjalankan skrip yang membangun, menguji, dan menerapkan kode Anda.
Bisakah pipeline CI/CD gagal?
Ya, dan itu sebenarnya hal yang baik. Jika sebuah tes gagal atau masalah keamanan ditemukan, pipeline berhenti. Ini mencegah kode yang rusak atau tidak aman mencapai pengguna.
Bagaimana CI/CD meningkatkan kualitas kode?
Karena setiap perubahan diuji segera. Bug ditangkap beberapa menit setelah diperkenalkan, bukan beberapa minggu kemudian. Ini menjaga basis kode utama tetap stabil dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki masalah.